Selamat datang di Know4Share, Tempat Belajar .Net Tecnologies dan Bahasa Pemrograman Lainya- Blog dan Forum Know4Share Untuk saat Ini masih dalam tahap pengembangan, Regard Muhamad Albaijuri-

Cari Artikel

Iklan



Tampilkan postingan dengan label Visual Studio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Visual Studio. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2012

TFS now available on Cloud Service

Selamat Sabtu Pagi sebelum berangkat kuliah mari kita nulis beberpa artikel tentang .Net yang sudah lama blog ini gak saya isi karena kesibukan saya migrasi kerja dari tempat kerja sebelumnya ke Suzuki Indomobil :) (Tempat kerja yang di inginkan tiap kali lewat tambun).


Selama saya bekerja di Hariso yang berasosiasi dengan Onpointtech banyak pengalaman yang saya dapatkan, salah satunya adalah menggunakan code versioning menggunakan Microsoft Team Foundation Server(TFS) yang telah terintegrasi dengan Visual Studio.

Sebelumnya yang saya tahu butuh server yang besar untuk sebuah development untuk mengintegrasikan sebuah server code versioning menggunakan TFS, namun sekarang Microsoft nampaknya mulai membuka peluang untuk Development kecil dengan membuka akses cloud servicce Team Foundation Server dengan akses free 5 user. Sumber netindonesia.com dan Disini

Setelah membaca blog tersebut kemudian saya mencoba membuat akun dan coba mengintegrasikan Cloud Service TFS tersebut dengan Visual Studio 2012 dan Berhasil. hahaha senang sekali namun mungkin buat orang lain saya terlihat out of date ya. tak apa lah yang penting sekarang saya bisa share code dengan mudah, di karenakan saya belom sangat kenal Cloud Servuce Code Versioning lain seperti SVN, GIT yang sudah lama ada dan gratis, maklum microsoft minded.

Berikut beberapa step yang saya lakukan untuk mendapatkan akun dan mengintegrasikan Cloud Service TFS di visual Studio 2012.

  • Silahkan pergi ke alamat URL >> https://tfs.visualstudio.com/ lalu silakan Register akun baru dengan menggukan windows Live ID



  • Setelah akun tersebut sudah terbuat silahkan masuk ke url dari [namaakun].visualstudio.com yang telah anda buat
  • Buat new Team Project untuk membuat satu Branch repository untuk project anda
  • Setelah Branch tersebut terbuat silahkan buka Visual Studio untuk mengadd source control TFS Cloud Service ini kedalam Visual Studio Anda, disini saya menggunakan Visual Studio 2012



Kurang lebih begitulah step memanfaatkan Cloud Service TFS gratis 5 user yang di sediakan Microsoft untuk usernya :D. 

Sumber : NetIndonesia.net/blogs
http://weltam.wordpress.com/2012/11/02/tfs-as-service-to-the-cloud/

Thanks Microsoft.


Regards,
Muhamad Albaijuri.
Less Code means less bugs, No Code mean no Bug

Selengkapnya...


Senin, 01 Oktober 2012

Install dan Coba Visual Studio 2012

Wahhn perasaan baru 2 tahun pake visual studio 2010 dengan .net framework dan belom semua yang ada di .net framework 4?0 di jelajahi dan di akai untuk project udah muncul aja nih visual Studio 2012 dengan .Net framework 4.8. Kebetulan setelah ubek ubek internet aknirnya nemu juga yang Ultimate version yg sebelumnya  udah pernah install yg Release Candidate tp masih males buat pake karena masih RC. sepertinya dalam package installer sekilas saya liat waktu process install ada juga u tuk IIS Server 8.0 express dan juga ada integrasi untuk windows market. wah kira kira fitur apa aja yah yabg baru di visual studio 2012 dan di .Net framework ini silahkan aja googling sendiri deh atau maem maen aja ke MSDN atau webnya microsft.

Berikut beberapa screen shot Visual Studio 2010


Prosess Installasi

Launch Pertama Kali

TampilanVisual Studio 2012

New Project di Visual Studio 2012
Selengkapnya...


Minggu, 30 September 2012

C# atau VB.NET Menyimpan Connection String di App.Config

Di artikel sebelumnya saya menjelaskan bagaimana menyimpan Connection string di Text file dengan metode file read dengan System.IO(silahkan di cari sendiri ya artikelnya :D) namun sebenarnya .Net sendiri sudah menyediakan App.Config file atau Web.Config file untuk kita menyimpan connection string yang nantinya bisa sangat mudah untuk di konfigurasi tanpa harus mengubah code, bagaimana caranya?? berikut penjelasanya :

  • Buka Visual Studio
  • Create New Project, terserah mau Console Apps, Form, ataupun Web Apps
  • Untuk Web application secara default sudah tersedia file web.config yang nantinya akan kita gunakan untuk menaruh connections string database, namun untuk Form ataupun console Appsnya kita harus menambahkan sendiri file App.Config ke dalam solution. caranya adalah klik kanan di solution, Add >> Add New Item, di window silahkan pilih tab General dan pilih Application Configuration File lalu klik OK

  • Setelah App.Config ditambahkan lalu buka file tersebut
  • Tambah Tag connection string didalam tag Configuration, sehingga seperti dibawah ini:
<configuration>
  <connectionstrings>
    <add connectionstring="Data Source=.;Initial Catalog=TestDataBase; Integrated Connection = True" 
 name="Koneksi1">
  </add></connectionstrings>
</configuration>

  • Setlah itu mari kita tambahkan di code untuk dapat membaca isi di Configurasi yang telah kita tambahkan, sebelumnya jika pastikan di project reference anda telah ada reference ke System.Configuration. Jika belum silahkan tambahkan terlebih dahulu dengan cara. Klik kanan di Reference atau project >> Add Reference, di window yang ada silahkan pilih tab .Net , lalu cari System.Configuration dan Add.

  • Import System.Configuration kedalam file coding .cs ataupun .vb kita
using System;
using System.Collections.Specialized;
using System.Text;
using System.Configuration;
  • Tambahkan Code ini untuk dapat membaca isi Connection string di Configurasi File
string connect = ConfigurationManager.ConnectionStrings["Koneksi1"].ToString();

Pada coding diatas dalam ConnectionString["Koneksi1"] adalah name dari connection String  di Configuration file, pada contoh ini nama connection string adalah Koneksi1.
Silahkan jalankan Code, dan Aplikasi anda sekarang sudah memiliki connection string yang configurable dan dapat diubah sewaktu-waktu.



Selamat Mencoba.
Salam, Muhamad Albaijuri Selengkapnya...


Sabtu, 29 September 2012

Build Database Project Schema Object From Existing Database In Visual Studio 2010

Selamat Sabtu Pagi, saatnya weekend dan menghilangkan kepenatan setelah 5hari kemarin berkutak dengan project yang terbilang lumayan berat dan memberi saya banyak pengalaman.


Kali ini saya akan membahas bagaimana memBuild Database Project dengan Schema Object dari database yang sudah ada. Mungkin yang sebelumnya jika ada perubahan didatabase yang sedang kita develop dengan yang ada di project kita harus menambahkan secara manual satu persatu di main project changes, baik Table, Constraint, Store Prosedure dan Roles yang ada di database yang berjalan di SQL Server. Kini Visual Studio 2010 menawarkan sebuah fitur baru yaitu hanya dengan cukup mencompare schema object kita dapat langsung tau perbedaan dan mengupdate Database project kita yang ada di visual studio agar syncron dengan Database yang terbaru yang di revisi di SQL Server.

Kebetulan pada kasus ini project database saya sebelumnya menggunakan VIS 2003 dan ingin Diupdate ke VIS 2010 Database Project.

Bagaimana Caranya, Silahkan lihat beberapa tutorial Berikut:
  • Buka Visual Studio 2010, Add New Database Project atau Open Existing Database yang Sudah Ada. pada step Ini pasti udah Pada jago semua kan :D
  • Kemudian Klik Data pada menu, Pilih Schema Compare dan New Schema Comparison

  • Nanti akan ada sebuah windows muncul dengan tampilan seperti dibawah ini dalam window tersebut terdapat 2 sisi berbeda, Satu Sisi Source Schema dan Satunya Target Schema, Perbedaanya adalah. Source Schema Adalah Sumber dari database atau Project yang paling Uptodate yang nanti perbedaanya langsung di Update di Target Schema. Jadi nantinya semua perubahan yanh ada di source shema akan di overwrite di Target schema. pada kasus ini Saya akan menset Source Schema ke database yang uptodate dan Target Schema ke Database Project Visual Studio 2010. Setelah itu Klik OK

  • Setelah itu akan muncul window yang terdapat perbandingan dari Source Schema dan Target Schema  yang kita Compare Sebelumnya. Akan ada 4 status kurang lebih, yaitu Skip : Jika Tidak ada perubahan dan sudah sync, Update: Jika terjadi perubahan di Source Schema tp Unsync pada target schema, Delete: Jika ada yang di delete di source tp masih exist di Target dan Add: Kurang lebih sama seperti Add, Setiap perubahan script atau schema yang terjadi pada setatus Update dapat kita kita lihat dibawahnya tentang Syntax mana saja yang terdapat perubahan. Namun jika Update, Delete, dan Add mau tidak kita update dalam target object kita bisa merubah statusnya ke Skip saja



  • Setelah semua sudah siap, dan perubahan pada Source Schema ingin kita update dalam Target Schema langsung saja click Write Updates pada toolbar diatas, lalu otomatis semua perubahan dengan status Update, Delete dan Add langsung terupdate ke Target Schema.
  • Selesai Sudah tahapnya :D
Setelah selesai nanti di Solution Explorer kita dapat melihat Folder tree Schema yang didalamya terdapat folder tables, Programatically yang didalamnya terdapat semua SQL Tables, Store Procedure dan Constraint dari database kita.

Lalu untuk mendeploynya cukup mudah dengan hanya pilih Build di menu dan Klik Deploy.

Sekian tutorial dari saya.


Salam.
Muhamad Albaijuri
Selengkapnya...


Minggu, 02 September 2012

Hexadecimal value when debugging in Visual Studio

Pernakah pada saat debugging code di visual Studio 2010 anda mendapatkan value hexadecima pada saat pointer di focuskan atau quickview di variable yang ingin anda ketahui valuenya ?


Mungkin pada saat anda mendapatkan value hexadecimal pada saat quickview anda akan merasa, "Wah apa ada yang salah ya di Visual Studio Saya?, apa harus install ulang nih visual studio?" hehe mungkin cuma saya kali ya yang terlintas dalam pikiran pertanyaan seperti itu.

Sebenarnya cukup mudah untuk mendisable hexadecimal value view pada saat debugging di visual studio, Caranya adalah anda cukup menclick icon "Hex" pada jajaran icon debugging "play, stop,pause" pada toolbar di Visual Studio, Jika icon tersebut terlihat seperti di Highlight berarti anda menEnable view Hexadecimal value pada saat debuggin sedangkan Terlihat tidak ter Highlight berarti anda mendisable dan value akan terlihat normal pada saat debugging, Contoh seperti dibawah ini:


Sekian, Semoga Bermanfaat.

Salam,
Muhamad Albaijuri.
Selengkapnya...